AFCB-2

AFAPEN

Web Hosting

Senin, 30 November 2009

SEA GAMES: Fisik Pemain Timnas Alami Kemajuan

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Kondisi fisik para pemain tim tenis Indonesia yang dipersiapkan ke SEA Games Laos 2009 mengalami kemajuan dalam dua bulan terakhir. Hal ini diungkapkan pelatih tenis Indonesia, Robert Ballard.

- "Dalam dua bulan terakhir ada kemajuan fisik para pemain karena kami benar-benar fokus dalam pembenahan fisik mereka pada empat pekan terakhir," ujar Robert di Jakarta, Senin (30/11).

Robert mengatakan, pada keikutsertaan para petenis dalam beberapa turnamen tingkat nasional dalam dua bulan terakhir seperti turnamen Sportama Garuda Indonesia dan Xpro, pihaknya hanya fokus memperhatikan fisik pemain. Bahkan, mereka terus memantau berat badan pemain saat sebelum maupun sesudah bertanding.

Tim tenis yang dipersiapkan PB Pelti ke SEA Games Laos 2009 adalah Ayu Fani Damayanti, Lavinia Tananta, Jessy Rompies dan Sandy Gumulya. Sedangkan putra terdiri atas Christopher Rungkat, Nesa Arta, Sunu Wahyu Trijati dan Surya Wijaya yang merangkap sebagai pelatih.

Di SEA Games XXV nanti, tim tenis Indonesia ditargetkan meraih dua medali emas.

Robert mengatakan, dirinya benar-benar memfokuskan perhatian kepada kondisi fisik dan mental para pemain, sedangkan pelatihan teknik merupakan wewenang Robert Davis.

"Kami berupaya untuk membangun mental mereka agar fokus dalam menghadapi pertandingan-pertandingan yang berat di Laos nanti. Dalam hari-hari terakhir ini kami sedang memantau kondisi terbaiknya," ujar Robert yang berasal dari Melbourne, Victoria Australia.

Untuk upaya ke arah itu, lanjutnya, sebagai anggota tim pelatih ia lebih fokus kepada pemulihan kesehatan (recovery) setiap kali petenis usai bertanding.

Indikator paling sederhana dalam memantau kondisi atlet adalah memonitor tingkat kekurangan cairan (dehidrasi) pada tubuh atlet. Pasalnya, kekurangan cairan bisa membuat konsentrasi petenis sering buyar saat bertanding.

"Contohnya saat di pertandingan final Turnamen Garuda Indonesia Tennis Masters, tubuh Christopher Rungkat dan Nesa Arta mengalami kekurangan tiga liter cairan. Jelang keberangkatan ke Laos kita harus pastikan mereka rajin meminum air dengan kandungan karbohidrat dan elektrolit dalam batas minimal karena di Laos nanti akan lebih panas," ujarnya. (sihc/skoc)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

Minggu, 29 November 2009

GARUDA INDONESIA MASTERS 2009: Gelar Kado Istimewa Ayu Fani

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Petenis putri DKI Jakarta Ayu Fani Damayanti merebut gelar juara turnamen Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 setelah di final menundukkan Lavinia Tananta 6-0, 6-3 di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, Minggu.

- "Gelar juara ini merupakan kado istimewa saya pada hari ulang tahun saya yang ke-21 hari ini," ujar Ayu Fani yang kemudian meniup lilin pada kue ulang tahunnya seusai konferensi pers.

Dalam pertandingan tersebut Ayu Fani menghentikan Lavinia yang merupakan juara tahun lalu dalam pertandingan selama satu jam 10 menit.

Lavinia sempat memberikan perlawanan sengit pada saat memasuki game ketiga pada set pertama, dimana terjadi deuce sampai empat kali. Sedangkan pada game keenam terjadi deuce sampai tiga kali.

Pada set kedua Lavinia sempat menyamakan kedudukan 1-1. Namun setelah tertinggal 5-1, Lavinia yang akrab disapa Vivin berhasil merebut kemenangan pada game ketujuh dan kedelapan.

Tetapi Ayu Fani yang tampil ke lapangan dengan kondisi lutut kiri dibalut verban mampu mengiasai permainan dan sama sekali tak memberikan poin kepada Lavinia untuk menyudahi 6-3.

"Mungkin ini juga merupakan kado dari saya untuk Ayu Fani," timpal Lavinia Tananta.

Dari keseluruhan keikutsertaan Ayu Fani Damayanti dalam musim turnamen Sportama tahun ini, Ayu juga berhasil merengkuh tiga gelar juara pada Seri II, III dan IV.

Dengan kemenangan itu Ayu Fani meraih hadiah sebesar Rp80 juta, sedangkan Lavinia Tananta mendapat Rp40 juta.

Dalam seri Master ini Ayu Fani tampil sebagai petenis yang tak terkalahkan dan berhak atas bonus sebesar Rp20 juta sehingga hadiah keseluruhan yang diterimanya adalah Rp100 juta. (sihc/saci)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

GARUDA INDONESIA MASTERS 2009: Christo Pertahankan Gelar

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Christopher Rungkat mempertahankan gelar juara Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 setelah di final mengalahkan Nesa Arta 6-1, 3-6, 7-5 di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, Minggu.

- Dengan kemenangan itu Christo meraih hadiah Rp74,5 juta, sedangkan Nesa Arta mendapat Rp34,5 juta. Christo urung mendapatkan hadiah total Rp 80 juta berikut bonus Rp 20 juta karena sempat dikalahkan Elbert Sie saat di penyisihan akhir grup.

Gelar ini merupakan gelar kedua bagi Christo setelah tahun lalu juga memenangkan final atas lawan yang sama.

Pada pertandingan yang dimulai pukul 10.00 WIB, pada set pertama Christo tak terlalu kesulitan menghentikan Nesa yang merupakan unggulan kelima dalam turnamen ini.

Pada set kedua Nesa menunjukkan perkembangan dan kemajuannya dengan memberikan perlawanan ketat kepada Christo dan perolehan kemenangan game demi game berlangsung sengit.

Setelah imbang 3-3, pada game ketujuh dan kedelapan Nesa memaksa Christo duece sampai tiga kali hingga unggul 5-3 dan kebangkitan Nesa memberikan kemenangan 6-3.

Pada set penentuan (set ketiga) setelah Nesa sempat unggul 1-0 dan 1-1, perolehan game poin kemudian berlanjut 2-1, 2-2, 3-2 untuk Nesa. Pada game kelima ini Nesa sempat berterima kasih kepada net setelah bola pengembalian Christo sempat menyangkut dan "hinggap" diatas bibir net, tetapi jatuh ke lapangan Christo sendiri sehingga memberikan kemenangan Nesa.

Pada game keenam Nesa lagi-lagi menguasai permainan sehingga meninggalkan Christo 4-2. Saking kesalnya dengan kesalahan yang dilakukan sendiri dan membanting raketnya, Christo pun mendapat peringatan dari wasit yang memimpin pertandingan.

Nesa terus unggul 4-3, kemudian disamakan 4-4 dan unggul lagi 5-3, Christo bangkit membenahi rasa percaya diri dari kesalahan-kesalahannya hingga menyamakan kedudukan 5-5.

Ketika memasuki game ke-11 saat servis di tangan Nesa, Christo justru melaju mengambil poin meninggalkan Nesa 40-15.

Sedangkan game terakhir Christo memanfaatkan servis di tangannya untuk kembali melaju dan hanya memberikan 15 poin kepada Nesa Arta ditandai pengembalian bola Nesa yang terlalu jauh di belakang "baseline".

Kemajuan Nesa

Christopher Rungkat mengakui bahwa mempertahankan gelar juara Master Turnamen Garuda Indonesia Tennis Series 2009 sebagai tidak mudah.

Dalam pertandingan di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, Minggu, Christo mengakui Nesa Arta memiliki kemajuan luar biasa, sehingga tak mudah untuk dihentikan, apalagi dengan melihat pertandingan Nesa sebelumnya di semifinal.

"Dia (Nesa) kemajuannya memang luar biasa, dia sempat di `atas angin` dan berhasil pula memanfaatkan kelengahan saya," ujar Christopher Rungkat seusai pertandingan yang dimenangkan Christo 6-1, 3-6, 7-5.

Utamanya ketika memasuki set kedua, Christo mengaku harus berjuang mengembalikan rasa percaya dirinya setelah sempat lengah dan memberikan keleluasaan kepada Nesa dalam pengumpulan angka.

"Saya banyak melakukan "unforced error". Setelah itu saya berusaha untuk lebih confidence, dan akhirnya berhasil menguasai dua game terakhir pada set ketiga setelah kedudukan imbang 5-5," ujar Christopher Rungkat.

Christo menambahkan bahwa dirinya dan juga Nesa Arta telah mempersiapkan diri secara habis-habisan mengikuti seluruh seri Sportama sejak April lalu karena tengah dipersiapkan ke SEA Games Laos dan akan bertolak ke Vientiane pada 7 Desember mendatang.

Sementara Nesa Arta mengaku sempat tertekan oleh Christo pada awal pertandingan. Tetapi kemudian bisa balik menekan Christo saat memasuki set kedua.

"Tapi menjelang akhir set ketiga, dia (Christo) yang dalam keadaan tertekan malah justru bisa balik menekan saya," ujar Nesa.

Meski demikian Nesa mengakui penampilannya pada pertandingan di semifinal melawan Elbert Sie pada Sabtu lalu justru lebih baik dibanding saat melawan Christo di final. (sihc/saci)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

Sabtu, 28 November 2009

GARUDA INDONESIA MASTERS 2009: Nesa Bertemu Lagi dengan Christo di Final

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Petenis putra Nesa Arta kembali menantang Christopher Rungkat di final Garuda Indonesia Tennis Masters 2009. Ini akan menjadi ulangan final tahun lalu, di mana Christo yang keluar sebagai pemenang.

- Nesa menapaki partai puncak turnamen berhadiah total Rp 500 juta ini setelah menang dua set langsung 6-3, 6-2 atas Elbert Sie, dalam pertandingan di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (28/11).

Kekalahan tersebut membuat Elbert yang sehari sebelumnya tampil memukau saat mengalahkan Christo pada putaran terakhir round robin Grup Garuda, kesal dan membanting raketnya. Insiden tersebut membuat Elbert dikenai denda Rp 1,5 juta.

"Saya berusaha bermain tenang dan menekan sejak awal pertandingan dan saya lihat dia (Elbert) tidak tampil sebagus kemarin," kata Nesa soal kemenangan pertamanya atas Elbert.

Sementara Christo berpeluang mempertahankan gelarnya setelah memastikan tempat di final dengan menundukkan sesama anggota tim SEA Games Laos, Sunu Wahyu Trijati 6-0, 6-3.

"Dua tahun terakhir ini saya kalah terus dari Christo. Pada final tahun lalu juga kalah. Besok (final) saya coba untuk tampil lebih baik," kata Nesa mengenai pertemuannya dengan juara bertahan Christo.

Final tunggal putri juga merupakan ulangan tahun lalu setelah juara bertahan Lavinia Tananta bertemu Ayu Fani Damayanti. Lavinia menang atas Romana Tedjakusuma 6-0, 6-4 untuk mempertahankan peluangnya mempertahankan gelar.

Adapun Ayu tanpa banyak kesulitan mengalahkan Cynthia Melita 6-2, 6-0 untuk maju ke final turnamen pemuncak dari lima seri Garuda Indonesia Tennis Series tahun ini.

Lavinia yang pada pekan lalu meraih kemenangan di final Xpro Terbuka setelah Ayu tidak melanjutkan pertandingan karena cedera pergelangan kaki kanan, mengatakan akan berusaha bermain bagus.

"Final tahun ini pasti berbeda dengan tahun lalu, saya hanya akan
berusaha bermain bagus saja," kata Lavinia yang sempat mengalami gangguan pada kakinya sebelum menang atas Romana. (sihc/skoc)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

GARUDA INDONESIA MASTERS: Beatrice/Jessy Juara Ganda Putri

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Pasangan Beatrice Gumulya/Jessy Rompies meraih gelar juara turnamen Garuda Indonesia Tennis Masters 2009. Di final, Sabtu (28/11), mereka mengalahkan pasangan Ayu Fani Damayanti/Lavinia Tananta.

- Pada pertandingan yang digelar di lapangan tenis Hotel Sultan di Jakarta, Beatrice/Jessy meraih kemenangan dua set langsung 6-4, 6-3. Denga demikian, Beatrice/Jessy berhak atas hadiah uang Rp 15 juta, sedangkan Ayu/Lavinia mendapat Rp 7,5 juta dalam turnamen berhadiah total Rp 500 juta itu.

Sementara itu, final ganda putra yang akan digelar Minggu, mempertemukan pasangan Christopher Rungkat/Nesa Arta dengan Andrian Raturandang/David Agung.

Christo/Nesa meraih tempat di final setelah menyisihkan pasangan Aditya Hary/Andery Setyawanto dengan kemenangan dua set langsung 6-1, 6-3. Sedangkan Andrian/David harus berjuang memenangi set pembuka yang ketat sebelum membukukan kemenangan 7-5, 6-4 atas pasangan Sunu Wahyu Trijati/Prima Simpatiaji.

Selain mempertandingkan final ganda putra, jadwal Minggu juga menggelar final tunggal putra antara juara bertahan Christopher Rungkat melawan Nesa Arta dan final tunggal putri antara juara tahun lalu Lavinia Tananta menghadapi Ayu Fani Damayanti. (sihc/skoc)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

Jumat, 27 November 2009

PIALA TOYOTA: Yayuk Basuki/Kimiko Gagal ke Final

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Petenis Indonesia Yayuk Basuki yang berpasangan dengan Kimiko Date Krumm dari Jepang gagal ke final Turnamen Tenis Piala Toyota di Tokyo, Jumat.

- Pasangan yang menempati unggulan kedua pada turnamen berhadiah total 75.000 dolar AS itu dihentikan pasangan Selandia Baru/Thailand Marina Erakovic/Tamarine Tanasugarn 3-6, 3-6.

Seperti dikutip dari situs ITF, di final Erakovic/Tamarine akan berhadapan dengan pasangan Jepang Akari Inoue/Akiko Yonemura yang menyisihkan pasangan Jepang lainnya Maki Arai/Miki Miyamura 6-4, 7-5.

Bagi Yayuk dengan terhentinya di semifinal kali ini merupakan penurunan prestasinya dibanding saat tampil di China Taipei Open berhadiah total 100.000 dolar AS yang mampu mencapai final berpasangan dengan petenis AS keturunan Filipina, Riza Zalameda pada bulan lalu.

Kala itu di final Yayuk/Zalameda yang juga menempati unggulan kedua dikalahkan unggulan pertama Chan Yung-Jan/Chuang Chia-Jung (China Taipei) dengan 3-6, 6-3 (7-10).

Yayuk mengakui keunggulan lawannya karena Tamarine berpasangan dengan Erakovic, petenis kelahiran Split, Kroasia yang usianya jauh lebih muda yakni 21 tahun.

Menurut Yayuk, Erakovic yang baru-baru ini tampil di tunggal dan ganda Turnamen Grand Slam Australia Terbuka itu memiliki pukulan yang sangat keras dan bertenaga sehingga dia cukup kewalahan.

"Saya tak bisa bergerak sama sekali dan Kimiko harus banyak meng-cover saya. Saya kasihan juga dengan dia. Tapi apa boleh buat, meskipun kalah kami tetap "fun" (gembira) dan kita masih akan berpasangan lagi pada turnamen berikutnya," ujar Yayuk ketika dihubungi, semalam.

Usai mengikuti turnamen ini Yayuk langsung bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab untuk mengikuti Dubai Open yang juga berhadiah total 75.000 dolar AS. Petenis yang pada 30 November nanti akan genap berusia 39 tahun ini akan berpasangan dengan petenis Jepang lainnya, Ayumi Morita.(sihc/saci)


***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

GARUDA INDONESIA MASTERS 2009: Antara Buyback dan Tenis

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA – Lupakan sejenak surat utang PT Garuda Indonesia pada kreditur karena kondisi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan komitmen Garuda Indonesia terhadap dunia olahraga nasional, khususnya tenis.

- Kabar bagus memang, Garuda Indonesia akan membeli kembali atau istilah wartawan ekonominya, buyback, tapi bagi kita, wartawan olahraga, tidak ada istilah buyback, yang ada hanyalah komitmen Garuda Indonesia terhadap dunia tenis yang telah dua tahun terakhir bisa kita saksikan.

Garuda Indonesia Tennis Masters 2009, merupakan bentuk kepedulian maskapai penerbangan yang paling ontime saat akan terbang, dan itu bukan rahasia lagi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mungkin pusing tujuh keliling jika memikirkan sebagian surat utang Floating Rate Notes atau FRN, tapi sebagai penggemar tenis, Emirsyah bisa tersenyum jika buyback senilai 131, 4 juta dola AS ini terselesaikan.

Menariknya lagi, buyback ini akan diajukan sendiri oleh Garuda Indonesia tanpa melalui pihak ketiga. Soal utang dengan Bank Mandiri, perlahan namun pasti bisa diatasi, yang penting geliat Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 bisa kita nikmati.

“Ini bentuk komitmen Garuda Indonesia untuk memajukan olahraga tanah air, khususnya tenis. Komitmen kami jelas, kami ingin berkelanjutan, dan mudah-mudahan prize money-nya bisa meningkat untuk tahun-tahun ke depan,” kata Emisyah Satar, dalam jumpa pers, saat launching Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 di Hotel Sultan, beberapa waktu lalu.

Bagi Garuda Indonesia, sebagai sponsor utama di ajang Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 ini merupakan bentuk tanggung jawab social perusahaan atau istilah-nya orang Garuda, Corporate Social Responsibility – CSR.

Tidak hanya di olahraga saja, namun juga pendidikan, kemanusian, kepariwisataan dan lain-lain, seperti di awal Juli 2008 silam, dimana Garuda Indonesia mendukung keikutsertaan mahasiswa Indonesia dalam ajang pertemuan ilmiah mahasiswa kawasan Asia Pasifik di Universitas Fudan, Shanghai China.

Kembali ke ajang Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 ini, seri Masters kali ini merupakan penutup dari rangkaian lima series yang dipertandingkan sebelumnya, yakni Seri I dan II yang digelar di Jakarta, Seri III di Tegal, Seri IV di Palembang dan Seri V di Solo serta diakhiri dengan series Masters yang digelar di lapangan tenis Hotel Sultan, saat ini

Untuk ajang Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 ini, sama seperti tahun lalu, prize money-nya masih tetap Rp 500 juta totalnya, dengan hadiah uang sebesar Rp 100 juta untuk pemenang nomor tunggal.

Tahun lalu, Christopher Rungkat menjadi jawara setelah mengalahkan Nesa Arta, 6-2, 6-0. Tahun lalu pula, Christopher yang biasa dipanggil Christo berpasangan dengan Adrian Raturandang memenangi gelar ganda putra.

Tapi kali ini lain, Christo berduet dengan Nesa dan menjadi pasangan ganda putra paling kuat di Indonesia untuk saat ini. Di ajang Garuda Indonesia Tennis Masters 2009 ini, sepertinya pasangan ini belum ada tandingannya.

Yang pasti, siapapun yang menjadi jawara di series Masters ini, haruslah berterima kasih pada Garuda Indonesia, karena dari sinilah, mereka dihargai sebagai petenis.

Dan tentunya, dunia tenis Indonesia membutuhkan Garuda-Garuda yang lain, agar mau tergerak untuk mendongkrak prestasi olahraga tanah air. (sihc/sic)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

GARUDA INDONESIA MASTERS 2009: Ayu Fani Belum Terkalahkan

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Langkah Ayu Fani Damayanti pada turnamen Garuda Tennis Masters 2009 di lapangan tenis Executive Club belum terhadang. Di pertandingan penentuan peringkat grup, Jumat (27/11), Ayu bisa menutup dengan mengalahkan Romana Tedjakusuma 6-3, 7-6 (7/4).

- “Saya sangat bersyukur akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan ini,” kata Ayu yang berada bersama Romana di Grup Cendrawasih.

Ayu menyatakan perjuangan yang lebih berat harus dilaluinya pada set kedua. Setelah sempat memimpin 5-3, Ayu justru ditahan Romana untuk bermain tie break. Menurut Ayu, masalah cedera yang sempat mengganggunya dalam beberapa hari terakhir bukanlah kendala utama. “Sakitnya sudah reda, namun entah mengapa tiba-tiba permainannya menjadi ketat tadi,” kata Ayu.

Namun, Ayu tetap berusaha memberikan penampilan terbaiknya lewat serangan-serangan ke setiap sudut lapangan. Tampaknya strategi ini cukup ampuh mengatasi perlawanan Romona. Akhirnya, pukulan forehand Romana yang tersangkut di net menjadi tanda kemenangan Ayu.

Menurut Ayu, pertandingan melawan Romana kali tidak menjadi beban berat baginya. “Karena menang atau kalah, saya tetap masuk babak semifinal. Jadi saya bermain lepas saja,” kata dia.

Sebelumnya, Ayu memang sudah memastikan diri masuk babak semifinal setelah mengantongi dua kemenangan. Kemenangannya kali ini hanya untuk memastikan dirinya yang menjadi juara grup.

Di babak semifinal nanti, Ayu akan menghadapi peringkat dua Grup Merak, Cynthia Melita. Untuk menghadapi Cynthia, Ayu berjanji akan tetap mencoba memberikan permainan terbaiknya nanti. “Saya tetap harus mewaspadainya. Apalagi kami jarang bertemu,” kata Ayu.

Sementara itu, Romana akan menghadapi juara Grup Merak, Lavinia Tananta. Lavinia memastikan diri menjadi juara grup setelah menekuk Beatrice Gumulya 7-6 (7/4), 6-0. (sihc/stic)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

GARUDA INDONESIA MASTERS: Christo/Nesa ke Semifinal

CINTA TENIS INDONESIA - JAKARTA - Ganda Christopher Rungkat/Nesa Arta melaju ke babak semifinal Garuda Indonesia Tennis Masters 2009, setelah menundukkan pasangan Andrian Raturandang/ David Agung 6-3, 6-2 di Lapangan Tenis Hotel Sultan Jakarta, Jumat (27/11). Kendati kalah, Andrian/David menjadi runner-up grup.

- Pada pertandingan lain Grup Elang, ganda Michael Christian/Surya Wijaya menang 6-3, 6-3 atas pasangan Agung Bagus/Fandi Suyadi. Dari Grup Kasuari, ganda Prima Simpatiaji/Sunu Wahyu Trijati menjadi pimpinan klasemen setelah mencatat kemenangan 6-3, 6-3 atas Aditya Hari/Andery Setyawanto. Pasangan Aditya/andery berhak menjadi runner-up grup. Sedangkan Elbert Sie/Ryan Tanujoyo terhenti dengan skor 6-7(4), retired, atas pasangan Ariawan Purbo/Edy Kusdaryanto. Ryan tidak bisa melanjutkan pertandingan karena kelelahan.

Dengan demikian, Christo/Nesa akan menghadapi Aditya/Andery dan Andrian/David menghadapi Prima/Sunu di babak semifinal, Sabtu (28/11).

Di nomor tunggal putra, petenis asal Kaltim Elbert Sie melaju ke semifinal setelah menempatkan dirinya menjadi juara Grup Garuda. Elbert mengalahkan petenis nomor satu Indonesia Christopher Rungkat dengan angka 6-3, 6-4. Pertandingan di Grup Garuda lainnya, petenis David Agung Susanto mengalahkan petenis Ryan Tanujoyo dengan angka 6-4, 6-4.

Sementara itu di Grup Rajawali, petenis Jawa Tengah Sunu Wahyu Trijati berhasil menjadi juara grup setelah mengalahkan petenis Prima Simpatiaji dengan angka 6-3,6-3. Sedangkan pertandingan lainnya masih di Grup Rajawali, petenis anggota Pelatnas SEA Games Laos bulan Desembe mendatang, Nesa Arta mengalahkan petenis gaek Andrian Raturandang dengan angka 6-1, 4-6, 6-2.

Babak semifinal akan digelar pada hari Sabtu (28/11) dengan mempertemukan Elbert Sie melawan Nesa Arta dan Chtistopher Rungkat akan meladeni perlawanan rekan satu Pelatnas SEA Games, Sunu Wahyu Trijati. (sihc/skoc)

***"JANGAN LEWATKAN: CINTA TENIS INDONESIA siap mengimformasikan kegiatan tenis di klub, Pengkot/Pengkab, Pengprov, PP Pelti, turnamen, kepelatihan, perwasitan, profil pemain junior dan senior, pembina, pelatih dan wasit serta sponsor dan lain-lain. Hubungi kami: HP: 081513873418 atau e-mail: faktorutama@yahoo.com. Kami nantikan." ***
Readmore »»

AZUM

AUK

DONASI/DUKUNG KAMI

Kehadiran situs INA TENNIS sejatinya merupakan persembahan untuk para insan tenis sejati di Tanah Air. Untuk itulah para pembaca bisa menikmatinya secara bebas dan gratis. Padahal untuk bisa beroperasi secara lancar dan baik dibutuhkan biaya atau dana yang dialokasikan untuk peralatan, operasi dan honor karyawan maupun kontributor. Jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah per-tahun.
Berhubung tidak ada pemasukan dari luar maka semua kami tanggung dari kocek sendiri. Jika ada pengunjung atau pembaca yang peduli maka dukunglah situs ini sehingga bisa terus mengangkat olahraga tenis Indonesia.

Dukungan dana bisa dikirimkan langsung melalui:
BANK BCA KCP PALMERAH
NO REKENING 2291569317
BANK MANDIRI
NO REKENING 102-00-9003867-7

Seberapa pun besarnya dukungan Anda, artinya sangat besar buat kami. Membantu sesama merupakan suatu kepedulian dan juga ibadah. Semoga Tuhan memberikan balasan yang berlipat

TERIMAKASIH
Manajemen

KARYA ANDA KAMI NANTIKAN

Situs CINTA TENNIS INDONESIA kami persembahkan untuk masyarakat tenis Indonesia dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pemain, klub, pengurus Pengkot/Pengkab, Pengprov dan PP Pelti, turnamen dan kegiatan tenis lainnya. Caranya, kirim karya tulis atau karya foto Anda ke e-mail: faktorutama@yahoo.com. Selamat berkarya.